Apa Saja Perubahan Pada Body Bus Rexus SL+ Mesin Depan

Tampilan Rexus SL+ Bermesin Depan Milik PO Haryanto (Sumber Gambar/Karoseripialamas_official/Instagram)

Kali ini mari kita bahas apa saja Perubahan Pada Body Bus Rexus SL+ Mesin Depan produksi karoseri Piala Mas, yang mana Dari beberapa model sasis bus yang ada, Bus dengan sasis bermesin belakang dan depan merupakan dua varian sasis yang populasinya paling banyak digunakan oleh sejumlah perusahaan penyedia jasa layanan transportasi darat.

untuk mendukung dua varian sasis tersebut sejumlah karoseri umumnya melakukan penyesuaian terhadap produk body busnya, sehingga dapat diaplikasikan ke beragam model sasis.

Salah satu karoseri tersebut ialah Piala Mas yang beberapa waktu lalu memperlihatkan body Rexus SL+ versi mesin depan, yang mana selama ini model body tersebut terlihat lebih banyak diaplikasikan pada sasis bermesin belakang. Lalu ada perubahan apa saja yang terjadi pada body tersebut, ini dia ulasannya.

Baca Juga: Inilah Perubahan Body Bus Zeppelin G5 Produksi Gunung Mas

Rexus SL+ sendiri merupakan model body bus produksi Piala Mas yang diperuntukan untuk segmentasi bus perkotaan dan lintas kota, Dimana model body ini merupakan versi terbaru dari Body Rexus dan mayoritas body tersebut terpasang pada sasis bus bermesin belakang.

Pada bulan Januari 2023 lalu, karoseri Piala Mas memperlihatkan model body Rexus SL+ versi mesin depan dan body tersebut terlihat pertama kali digunakan oleh PO Haryanto yang kabarnya unit ini dioperasikan untuk layanan bus lintas kota.

Tampilan Depan Rexus SL+ Bermesin Depan Milik PO Haryanto (Sumber Gambar/Karoseripialamas_official/Instagram)
Tampilan Depan Rexus SL+ Bermesin Depan Milik PO Haryanto (Sumber Gambar/Karoseripialamas_official/Instagram)

Kita bahas lebih dulu bagian depan dari body Rexus SL+ versi mesin depan ini, dimana terlihat Piala Mas melakukan beberapa penyesuaian terhadap bagian tersebut.

dan salah satu yang menjadi sorotan ialah model grill yang diaplikasikan pada body Rexus SL+, dimana grill berdimensi besar ini berhasil memberikan kesan tampilan yang agresif.

Baca Juga: Perusahaan Otobus Sumatera Yang Mengoperasikan Sleeper Bus

Selanjutnya Piala Mas juga melakukan penyesuaian pada bumper depan dan merubah model foglampnya, yang mana hal ini dimungkinkan agar tampilan depan dari Rexus SL+ sesuai dengan konsep yang diusung oleh karoseri asal Malang tersebut.

Tampilan Belakang Rexus SL+ Bermesin Depan Milik PO Haryanto (Sumber Gambar/Karoseripialamas_official/Instagram)
Tampilan Belakang Rexus SL+ Bermesin Depan Milik PO Haryanto (Sumber Gambar/Karoseripialamas_official/Instagram)

Beralih ke bagian belakang dari body Rexus SL+ versi mesin depan, yang mana dikarenakan bus ini menggunakan sasis bermesin depan maka bagian belakangnya tentu saja tidak terlalu diramaikan oleh kisi-kisi udara ruang mesin.

dan agar tampilan belakangnya tidak terlihat begitu simpel maka karoseri Piala Mas mengaplikasikan model lampu yang sering disebut sebagai lampu Garuda oleh karoseri bus asal Ungaran.

Bagasi Belakang Rexus SL+ Bermesin Depan Milik PO Haryanto (Sumber Gambar/Karoseripialamas_official/Instagram)
Bagasi Belakang Rexus SL+ Bermesin Depan Milik PO Haryanto (Sumber Gambar/Karoseripialamas_official/Instagram)

Karoseri Piala Mas juga mengalihfungsikan ruang mesin yang terletak dibagian belakang bus menjadi bagasi tambahan, dimana bagasi tersebut memiliki dimensi yang cukup besar dan tinggi, Sehingga dapat memuat lebih dari satu kendaraan sepeda motor.

Baca Juga: Mengenal Body Bus Super High Decker Beserta Spesifikasinya

Nah itulah pembahasan mengenai Perubahan Pada Body Bus Rexus SL+ Mesin Depan produksi karoseri Piala Mas, dan bagikan pendapat kamu seputar model body ini pada kolom komentar serta nantikan informasi seputar transportasi lainnya hanya di digitalototransport.com.


Eksplorasi konten lain dari DigitalOtoTransport.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari DigitalOtoTransport.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Scroll to Top