Tampilan Perangkat Klakson Basuri (Gambar Diambil Dari: Dok. Basuri)

Mengenal Klakson Basuri Pada Bus

Mari mengenal klakson basuri pada bus yang belakangan ini beredar banyak sekali video yang menunjukan sekumpulan orang berjoget di pinggir jalan. 

Mereka berjoget bukan tanpa alasan melainkan karena mendengar alunan musik yang dihasilkan oleh klakson bus yang berada didekatnya. 

Tren tersebut tentu tidak luput dari beragam komentar warganet, ada yang menganggap tren tersebut positif dan ada juga yang menganggapnya negatif. 

Baca Juga: Inilah Spesifikasi Bus Skylander R22 Sleeper New Armada

Namun terlepas dari itu, kami ingin mengajak kamu untuk mengenali lebih jauh seputar klakson Basuri yang beberapa bulan belakangan ini Viral di sosial media.

APA ITU BASURI 

Klakson bus dengan alunan irama yang unik dan menarik perhatian banyak orang tersebut sering kali disebut sebagai klakson Basuri. 

Dimana klakson Basuri sendiri merupakan produk klakson berirama yang diluncurkan oleh perusahaan otomotif Bansuri Automotive. 

Pada tahun 1994 sang pendiri dari perusahaan Bansuri Automotive yaitu Bapak M.N Kikani mendapatkan sebuah ide saat beliau berkendara menuju kampung halamannya. 

Yang mana kala itu beliau berfikir untuk menciptakan sebuah klakson kendaraan yang tidak hanya berfungsi untuk memberikan sinyal informasi berupa suara kepada pengguna jalan yang berada di sekitar kendaraannya saja. 

Melainkan klakson tersebut menurutnya harus dapat menarik perhatian banyak orang dan juga harus menghibur, serta ide tersebut kemudian dikembangkan oleh Bapak Kikani dan perusahaannya. 

Kemudian pada tahun 1997, idenya tersebut telah berhasil tertuang dalam sebuah produk “Basuri Musical Horn” dan sejak saat itu perusahaan Bansuri Automotive mulai memproduksi klakson berirama tersebut untuk pasar domestik dinegaranya. 

Serta pada tahun 2015 Bansuri Automotive mulai mengekspor produk klakson beriramanya ke sejumlah negara diberbagai benua.

Harga Klakson Basuri 

Sebagai sebuah perangkat klakson yang dapat menghasilkan alunan irama tentu memiliki harga jual yang berbeda dengan klakson kendaraan pada umumnya. 

Dimana berdasarkan informasi yang kami ketahui dari berbagai sumber, untuk sebuah perangkat klakson Basuri saja pengemudi atau pemilik dari bus tersebut harus merogoh kocek hampir Rp 7 juta-an.

Respon Negatif Dari Pengguna Jalan Lainnya

Meski banyak yang menilai kehadiran klakson basuri pada bus dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menaiki transportasi umum terutama bus. 

Namun tidak sedikit juga yang menganggap fenomena klakson basuri ini sebagai sebuah gangguan, yang mana dibeberapa video yang beredar di sosial media memperlihatkan masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berkerumun dijalan raya dan sejumlah fasilitas umum lainnya. 

Sehingga hal itu dinilai dapat menganggu arus lalu lintas disekitarnya, dan juga dapat sangat beresiko terjadinya korban jiwa jikalau ada kendaraan yang berjalan tidak sesuai aturan seperti melaju dengan kecepatan tinggi hingga dikhawatirkan ada kendaraan yang rem blong.

Terminal Bus Mulai Terapkan Aturan Seputar Klakson Basuri 

Belakangan ini viral di beberapa video yang memperlihatkan sebuah armada bus yang membunyikan klakson Basuri namun dihentikan oleh Dinas terkait. 

Salah satu terminal bus di Indonesia yang saat ini menerapkan larangan membunyikan klakson basuri dikawasan Terminal ialah Terminal Bus Poris Plawad. 

Yang mana salah satu alasan kuat mengapa terminal bus besar tersebut memberlakukan larangan klakson basuri diwilayahnya yaitu berkaitan dengan kenyamanan para pengguna terminal Poris Plawad. 

Baca Juga: Mengenal Armada Bus Sleeper Milik PO Sempati Star 

Dimana tidak semua orang menyukai alunan irama yang dihasilkan oleh klakson Basuri, dan ada juga yang menilai bahwa klakson model ini menghasilkan suara yang cukup keras.

Sehingga mengganggu telinga dari mereka yang tidak menyukai suara yang terlalu keras. 

Itu dia pembahasan kita kali ini tentang mengenal klakson basuri pada bus yang sedang viral di media sosial, dan Bagi kamu yang ingin selalu update seputar perkembangan transportasi bisa langsung kunjungi digitalototransport.com.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Scroll to Top